Kasus Hamili Anak Dibawa Umur Terus Berjalan Di Polres Rote Ndao, Pelaku Segera di Periksa

  • Bagikan

SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
Kasus Hamili Anak di Bawa Umur yang di Laporkan oleh Petronela Leo di Polres Rote Ndao terus berjalan,

sesuai Laporan Poilisi dengan nomor register : STTLP/54/VII/2022/SPKT/RES RN/POLDA NTT, tanggal, 30 Juli 2022 yang diduga menjadi pelaku adalah Semi Boru warga RT 005/ RW 003 Desa Dusun Kotalai Desa Oeseli Kecamatan Rote Barat Daya

Dalam penanganan kasus tersebut pihak penyidik telah memeriksa sejumlah saksi yang mengaetahui terjadinya kasus itu dengan korban berinisial “SB”

“Untuk sementara saksi yang sudah diriksa sebanyak 6 orang dan direncanakan akan memanggil terlapor dalam waktu dekat, Jadi sementara kasus ini prosesnya masih berjalan,” Kata Kasubag Humas Polres Rote Ndao AIPTU Anam Nurcahyo, S.IP kepada Sindo-NTT.id, Sabtu (06/08/2022)

Diberitakan sebelumnya, Semi Boru yang adalah warga RT 005/ RW 003 Kotalai Desa Oeseli Kecamatan Rote Barat Daya kini dilaporkan ke Polres Rote Ndao atas Kasus menghamili anak di Bawa umur

Baca Juga:  Gubernur Kukuhkan TPAKD Kabupaten dan Kota Se-Provinsi NTT

Kasus tersebut dilaporkan oleh Petronela Leo Selaku ibu kandung dari Korban di SPKT Polres Rote Ndao dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi dengan nomor register : STTLP/54/VII/2022/SPKT/RES RN/POLDA NTT, tanggal, 30 Juli 2022

Yang menjadi Korban dalam kasus tersebut adalah anak kandung dari Pelapor yang masih di bawa umur (17) berinisial “SB”

Pelapor Petronela Leo ketika ditemui di Kota Baa usai di Periksa sebaga Saksi di Polres Rote Ndao, Senin (01/08/2022) mengatakan dirinya mengetahui anaknya hamil ketika pergi ke Posyandu yang saat itu dilakukan pemeriksaan terhadap anaknya yang berini “SB”

Baca Juga:  Laporan bohong di Kejati NTT, Welem Paulus akui pindahkan uang dari Koperasi ke rekening Pribadi

“Setelah pergi ke posyandu harus timbang, setelah ditimbang di ketahui perutnya besar, pulang sampai rumah baru dia mengaku di hamili oleh bapak kecil nya semi Boru,” Kata Petronela

Dikatakan Petronela awalnya pelaku mengancam korban, jangan memberitahukan perbuatanya kepada orangtua dan atas aksi dari Pelaku tersebut, saat ini Korban sementara hamil 3 bulan terhitung dari bulan April 2022

“Di bulan april Semi Boru datang ke rumah saat itu anak saya tidur sendiri di dalam kamar, kemudian Semi Boru langsung ramas mulutnya dan setelah anak saya tidak berdaya semi Boru perkosanya, karena itu saya lapor ke Polres supaya Semi Boru ditindak,” tegas istri dari Daniel Boru tersebut

Petronela mengakui kalau dalam penanganan Kasus tersebut Pihak Polres Rote Ndao telah membuat visum Et repertum, memeriksa dirinya sebagai pelapor dan Korban sebagai Saksi Korban

Baca Juga:  DPD PSI Rote Ndao Resmi Dikukuhkan

Ketua Paguyuban Ateoin Meto Kabupaten Rote Ndao Daniel Babu, SH.,MH Kepada Sindo-NTT.id mengatakan dirinya sangat menyayangkan terjadinya kasus tersebut yang lakukan oleh pelaku kepada sepupu kandung nya, semesti pelaku sebagai sepupu atau bapak kecil kandung dari korban wajib melindungi, menjaga, merawat dan membesarkan Korban

“Ini malah terbalik, anak ini dipaksa melayani nafsu bejat bapak kecilnya yang mengakibatkan anak ini kehilangan masa depan, anak baru tamat SMP dan terpaksa tidak tidak bisa lanjut ke SMA Karena Sementara hamil, karena itu saya minta Polres segera tangkap dan Proses sebelum pelaku melarikan diri,” tegas Daniel Babu, (Nasa)

  • Bagikan