Panitia Bersikap Diskriminatif, AFKab Diminta Hentikan Turnamen Futsal Putri Pers Rote Ndao

  • Bagikan

SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
Panitia Pelaksanaan Turnamen Futsal Putri Pers Rote Ndao Cup 2022 diduga diskriminatif atau bersikap sewenang-sewenang terhadap Nur Pello selaku salah satu pemain pada club Bidadari Catalan F.C

“Rencananya akan dilaksanakan Pada Tanggal 01 Agustus 2022, saya selaku salah satu Pemain dari Bidadari Catalan F.C yang juga ikut ambil bagian dalam turnamen tersebut merasa hak saya untuk ikut bertanding dirampas oleh Panitia Futsal Putri Pers Rote Ndao Cup, dimana nama saya dalam daftar pemain yang disodorkan oleh Tim Pelatih dan Oficial Bidadari Catalan F.C dicoret oleh Panitia,” Kata Nur Pello Kepada Sindo-NTT.id. minggu (31/07/2022)

Dikatakan Nur Pello Pihak Panitia Secara sepihak Tanpa ada alasan yang jelas mencoret namanya dari Daftar Pemain

“Perlu juga untuk diketahui bahwa semua persyaratan yang disodorkan oleh panitia telah saya ikuti dan tidak satupun persyaratan dari panitia yang saya langgar, saya juga tidak pernah mendapatkan Sangsi dalam bentuk apapun dari pihak AFKAB Rote Ndao maupun AFPROV NTT sehingga tidak ada alasan bagi panitia untuk melarang saya mengikuti Turnamen tersebut, Perlakuan panitia yang mencoret nama saya secara sepihak, telah mencederai diri saya,” Katanya

Baca Juga:  Sekretaris DPRD Rote Ndao Gagalkan RDP "Kasus Mafia Pupuk"

Menurutnya, Panitia juga telah merampas haknya untuk ikut dalam turnamen tersebut

“Panitia juga mengancam manajer Tim Bidadari Catalan F.C bahwa Jika Nama Saya Nur Pello tetap dimasukkan dalam Line Up tim maka Tim Bidadari Catalan F.C akan di diskualifikasi dari turnamen tersebut,” tandasnya

Selanjutnya tidak terima dengan perlakuan panitia tersebut, maka dirinya telah menyampaikan pengaduan secara tertulis Kepada Asosiasi Futsal (AFKAB) Rote Ndao untuk menghentikan Turnamen Tersebut

Baca Juga:  Dicatut namanya, Waka Polres Rote Ndao Tentukan Sikap terkait Penambangan Pasir Ilegal

“Untuk itu saya minta agar AFKAB Rote Ndao dapat menghentikan
Turnamen tersebut sampai persoalan ini diselesaikan,” tegas Nur Pello

Foto : Surat Pengaduan dari Nur Pello yang di kirim kepada Ketua AFKAB Rote Ndao

Ernest Sulla selaku Manejar dari Club Bidadari Catalan F.C kepada Sindo-NTT.id mengatakan setelah selesai Technical Meeting pada kemarin Sabtu, 30 Juli 2022 dari pihak Panitia Salmun Klaas meminta dirinya mencoret nama Nur Pello dari daftar pemain Bidadari Catalan F.C

“Pak Mun Klaas omang dengan saya musti kasi keluar Nur Pello dari daftar Pemain, kalau tidak tim saya tidak di terima, saya tanya alasan, dia hanya bilang perintahnya begitu saja, ini agak sulit karena Nur pello su lama Latihan” Kata Ernes Sulla

Ernest Sulla mengakui kalau Club Bidadari Catalan F.C dibawa asuahn Indobarca Rote Ndao dengan Dewan Pengarah Anggota DPRD Rote Ndao Zinsendorf Yosus Adu

Baca Juga:  Camat Pantai Baru Pimpin Sertijab Kades Tesabela

“Nama Klubnya Bidadari Catalan di bawah asuhan INDOBARCA ROTE NDAO,” Ujar Ernest

Salmun Klas Ketika dihubungi via ponsel Genggamnya mengatakan dirinya tidak bersedia memberikan komentar terkait masalah tersebut

“Itu saya kasih komentar kecuali pak mau ketemu saya, sudah saya bilang tidak bisa kasih komentar,” Kata Jurnalis Penantt itu

Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Rote Ndao Handry Bessi ketika dihubungi Sindo-NTT.id, Minggu (30/072022) mengatakan dirinya segera memanggil pihak Panitia untuk mengklarifikasi masalah tersebut

“Besok saya panggil ketua panitia untuk klarifikasi, Nanti kita fasilitasi antara panitia dan ibu Nur dan hasilnya akan kita sampaikan,” Ujar Handry Bessi, (Nasa)

  • Bagikan