Wakil Bupati Rote Ndao Buka “Hus Adat Lailete” Untuk Mendukung Pariwisata

  • Bagikan

SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
Tokoh masyarakat dari 9 suku (leo) yang ada di eks kerajaan Lailete mengadakan acara pacuan kuda/lari kuda hias (Foti Hus) di Desa Tasilo sebelumnya Desa Boni kecamatan Loaholu selama dua hari Kamis, 11 s/d jumat 12 Agustus 2022

Perayaan acara budaya ini bertemakan “Membangun ekonomi rakyat berbasis pelestarian budaya,” dan dengan sub tema ” Melestarikan adat pacuan Kuda, memasyarakatkan kebudayaan untuk mendukung Pariwisata”

Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus Saek, SE.,M.SI menghadiri acara itu sekaligus mendapat kesempatan membuka secara resmi acara foti hus Nusak Lailete ini pada hari Kamis (11/08/2022) sekitar pukul 12.000 wita

Setelah tiba di tempat Lari Kuda Wakil Bupati dan Rombongan di Sambut dengan ucapan selamat datang dari ke – 9 Suku/Leo dan Tokoh Adat  Nusak Lailete yang di wakili oleh Maneleo Kordinator Suku Luna Vando Arkhimes Molle sekaligus di rangkai dengan penyambutan secara Adat, diawali dengan Penuturan bahasa adat dengan dialeg Lailete, kemudian ditandai dengan penyematan Topi Khas Rote (Tii Langga) dan Selimut kepada Wakil Bupati dan Rombongan,

Baca Juga:  Proyek 2021 Rp 5,8 M belum habis, "Kaban Keuangan Sudah Pindahkan Dana Di Rekening Kontraktor Pelaksana"

Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus Saek dalam sambutan pembukaan mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao memberikan apresiasi dan menjunjung tinggi penyelenggaraan acara Foti hus tersebut

“Ini merupakan sebuah pagelaran budaya yang harus dijunjung tinggi, saya ini sangat menghormati nilai- nilai budaya, kalau ada yang lecehkan budaya maka saya tidak terima,” katanya

Dikatakan Wakil Bupati Stefanus Saek pemerintah Daerah mendukung penuh penyelenggarakan acara pelestarian budaya seperti ini

“Saya berharap masyarakat bahu membahu untuk melestatarikan nilai budaya seperti ini, saya berharap acara ini tuliskan dalam sebuah tulisan yang baik untuk di generasikan terus kedepan, hus ini hanya ada di Rote bagian barat,” Ujarnya

Setelah sambut pembukaan dar wakil bupati Rote Ndao tersebut dilangsungkan dengan lari kuda sebagi tanda acara ini resmi dibuka, kemudian di lanjutkan dengan acara hiburan panjat pinang, silat kampung yang dibarengi dengan pukul gong

Sebabagaimna diketahui Hus Adat ini sesuai perhitungan “Jalannya bulan “ kebanyakan digelar pada bulan Juli atau Aawal Agustus setiap tahun. Namun untuk tahun ini  kegiatan  di padukan dengan HUT RI ke 77 karena dalam perhitungan waktu bertepatan dengan menjelang HUT RI.

Baca Juga:  Jaksa Periksa Kepala Cabang Pembantu Bank BNI Rote Ndao

Untuk itu, acara Foti Hus (Pacuan kuda) Adat Lailete digelar Tokoh dan masyarakat Ada setempat sekaligus dalam rangka meriahkan HUT RI ke-77

Kegiatan Hus Adat Lailete ini selain diisi dengan pacuan Kuda ( Foti Limbe/Hus ) untuk merebut Dedeo (Bendera) Hus Adat “ Dedeo Limbe Lailete, Dedeo Leo Kasiok dan dua Dedeo umum lainnya yang dilaknakan pada acara puncaknya di hari jumat 12 Agustus 2022

Untuk diketahui sekilas Limbe / Hus Lailete merupakan pacuan adat, peninggalan Leluhur sejak Ratusan tahun lalu secara turun temurun.

Hus Lailete merupakan kegiatan upacara  ritual adat yang dilakukan oleh masyarakat adat setempat setelah hulu hasil kebun setiap tahun sejak jaman dulu.

Upacara adat yang ditandai dengan Foti Limbe (Pacuan kuda) sebagai bentuk syukuran kepada Tuhan, Lehulur dan alam yang telah memberi  berkat hasil baik kebun, sawah, lontar dan usaha hasil laut yang  di peroleh masyarakat setempat.

Baca Juga:  Terdakwa Pembunuhan, berawal dari Cinta Segitiga di Vonis 8 Tahun Penjara

Kegiatan Hus selain pacuan (Foti Limbe/Hus) acara lainnya berupa berbagai seni budaya. Baik tarian, Foti, gong, sasando dan kebalai.

Hus Lailete biasanya digelar setiap tahun dan menjadi tontonan unit baik masyarakat lokal maupun para wisatawan asing namun akibat Covid 19 sehingga beberapa tahun terakhir tidak digelar.

Hus ini merupakan aset budaya dan Wisata yang memiliki keunikan khusus dari masyarakat sembilan suku atau Leo di Eks Nusak Lailete ( Ello, Luna Vando, Boluk, Tasioe, Todak Mbauleon, Leseleok dan Leoanak) dan aset budaya daerah khususnya sektor Pariwisata Pemerintah Kab. Rote Ndao.

Untuk nengetahui dari dekat datanglah ke kegiatan Foti Limbe /Hus pada 11 sd 12 Agustus 2022 di Desa Tasilo Kecamatan Loaholu,

Romobongan yang mendampingi Wakil Bupati Rote Ndao yakni Asisten Pemerintahan dan kesra Ir. Untung Harjito dan Asisten Ekonomi Pembangunan Armi Saek, ST dan Camat Loaholu Jemi O. Adu, S.H sebagai tuan rumah. (Nasa)

  • Bagikan